cerita mesum

Cerita Sex Kisah Cewek Hypersex

Aku sudah berumahtangga dan sudah mempunyai anak umur 4 tahun, sebelumnya perkenalkan namaku Anggi, suamiku yang bekerja di sebuah perusahaan sebagai manager, kehidupan financial sku anggap sudah mencukupi, memang suamiku adalah suami yang super di dalam bekerja atau pun di atas ranjang bisa memuaskan hasrat birahiku, aku dibuat ketagihan olehnya apa mungkin karena aku tipe cewek hyper sex, jadi hawanya ingin sekali dimasuki batang dalam lubang vaginaku.

Dadaku ukuran 36A, pinggangku yang sintal, pantatku yang padat berisi, kulitku yang putih bersih dan mulus membuat orang2 disekitarku sangat tergila-gila bila mereka berlalu didekatku.

Aku tinggal disebuah perumahan yang sederhana. Suamiku tidaklah orang yang suka meninggalkan istrinya berlama-lama dirumah. Suamiku pergi pagi, pulang sore, terkadang agak malam tapi jarang sekali ia meninggalkan aku berhari-hari karena urusan dinas keluar kota.

Tapi aku yang sejak dari SMP yang sudah tergila-gila akan sex ini gak pernah puas akan permainan yang dibuat suamiku. Kalau diingat pernah sewaktu SMP, tanpa sengaja dikelasku dudukku agak sedikit terbuka, yaah  namanya juga anak SMP, masih sembarangan dalam sopan santun.

Baca Juga: Kemontokan Sri Si Janda Kembang

Tapi hal in yang membuat aku pertama kali merasakan ada yang aneh pada diriku, aku merasa puas saat pak rudi, guru Fisikaku melihat kearah memiawku.. saat itu celanaku terasa basah, putingku mengeras  aku biarkan hal tersebut terjadi hingga pelajaran selesai. Saat itu aku belum tahu apa namanya eksibis.

Sepulang sekolah aku lihat pada bagian memiawku terdapat cairan yang agak kental keluar, aku mencapai orgasme pertamaku.. tapi tidak melakukan sex  aku puas. Hal itu aku ulang kembali saat keesokan harinya aku pergi sekolah  aku yang tidur sendirian dikamar selepas mandi hendak pergi kesekolah.. aku lepaskan handuk yang melilit itubuhku.

Jelas sekali aku telanjang bulat, aku sengaja membuka gorden jendela kamarku sehingga yang lewat pastilah melihat jelas apa yang aku lakukan dari dalam, aku biarkan teman2 tetanggaku melihat saat mereka berlalu lalang hendak pergi sekolah, aku berjoget ria didepan cermin tanpa mempedulikan siapa saja yang melihat dari luar sana  aku hanya membayangkan seseorang yang dengan sengaja mengintip dari balik jendela kamarku sambil mengocok tongkolnya sampai mereka puas .

Aku puas. Hal tersebut barulah aku ketahui dari seorang teman tetangga perempuanku yang sama sekolah denganku bilang padaku. ‘’Kurang ajar si andri  gak tau kamu wi kalo kamu tadi pagi diintipin sama dia  ya ampun sambil keluarin tongkolnya lagi  aku malu  kamu sih tukar baju gak tutup..’’ aku hanya geli mendengarnya.

Pernah sekali waktu saat aku pergi berenang, aku berfikir kenapa aku gak berbuat hal yang sedikit eksrim ya  biasanya aku yang berpakaian lengkap pakai kaos ketat untuk berenang dan celana pendek, kali ini aku tidak memakai pakaian dalam, alias aku tidak memakai bra dan celana dalam.

Saat keluar dari kamar ganti hal tersebut m asih biasa saja bagi mereka melihatnya, tapi ini bedaa  saat aku mulai membasuhi tubuhku dengan air di pancoran kolam berenang. Putting susuku terlihat dengan jelas sekali, belahan memiawku tercetak dengan jelas disana.. orang sekitarku pada melihat kelakuanku.. aku cuek aja.

Aku lalu melanjutkan kedalam kolam berenang  hal ini aku ulangi didalam air diam2 aku melepaskan celanaku, otomatis apabila ada yang menyelam didalam air akan melihat jelas memiawku, benar saja ada 2 orang laki2 saat itu menyelam disekitarku..mereka melihat dengan jelas apa yang aku lakukan, malah aku dengan sengaja melebarkan pahaku  tapi tidak lama, aku langsung menghindar, aku gak mau dianggap terlalu gampangan.. dipojokan aku mulai masturbasi, berkhayal seolah ada seorang laki2 yang nekad mengajakku ngent*t didalam kolam, entah berapa kali aku muncrat didalam air, aku puas.

Kini, aku telah berkeluarga, tapi itu tidak berarti aku menghilangkan kebiasaan atau kesukaanku. Didepan rumahku terdapat kos-kosan anak laki-laki. Tiap pagi aku sengaja melakukan hal yang paling aku suka, sudah barang tentu hal tersebut aku lakukan setelah suamiku pergi ke kantonya.

Kalau tiap pagi aku selalu memakai daster yang sangat tipis dan pendek, yang biasa aku pakai kalau aku ingin merayu suamiku kalau aku pengen ngent*t dengannya. Aku selalu membersihkan teras rumah ataupun menyapu halaman.

Dengan gaya seperti orang yang tanpa sengaja, aku selalu membungkukkan menghadap belakang tubuhku kearah rumah kos-kosan tersebut, aku sudah barang tentu mendengar sedikit suara gaduh dari dalam, ada yang cengengesan, ada yang bersiul saat itulah aku sangat terangsang. memiawku selalu basah, aku selalu mempermainkan mereka seakan-akan aku tidak tahu kalau mereka ada didepan rumahku

Aku masih ingat hal yang paling nekad aku lakukan dulu, saat itu hamil 4 bulan, aku merasa sangat terangsang saat itu, tapi aku lagi gak mood untuk ngent*t dengan suamiku, aku harus melampiaskan sifat eksibisku ini lebih gila lagi.

Aku punya ide  saat itu aku pengen memeriksakan kehamilan ku kepada dokter kandungan  aku minta izin dengan suamiku kalau hai ini aku ingin memeriksakan kandunganku, suamiku memberi izin. Tapi aku malah mencari dokter kandungan yang laki-laki bukan perempuan. Setelah aku dipanggil ke ruangan.. aku diperiksa, namanya dokter Reza, orangnya ganteng, masih muda, tapi sepertinya dia sudah punya istri

‘’Kandungan ibu sehat, gak ada yang perlu ditakutkan’’  disinilah aku punya ide. ‘’tapi dokter..maaf nih saya punya keluhan’’ kataku. ‘’Sepertinya dikelamin saya ini ada sedikit benjolan..’’ kataku, dokter itu mendengar..

’’Bisa dokter perisa?’’ kataku seperti orang yang mempunyai keluhan yang sangat dikhawatirkan. Dokter itu sepertinya agak ragu, ‘’Hmmm  baiklah, tapi maaf sebelumnya..’’. Aku lalu disuruh untuk berbaring.

Oh..ya.. sebelum bepergian aku sengaja untuk memakai celana khusus ibu hamil, hal itu aku lakukan agar aku bisa membuka semuanya bagian bawahku, sehingga dokter bisa melihat dengan jelas. Lalu dokter itu memeriksa bagian memiawku.

Aku melihat gerakan tenggorokannya naik turun menahan rangsangannya. Tangannya mulai bermain di memiawku, aku merasakan sensasi yang luar biasa, mungkin dokter reza tau kalau saat tangannya menyentuh memiawku, memiawku sedikit bergerak dan pinggangku agak naik turun.

Aku tau dia mulai terangsangsang, kulihat dibalik celananya mulai padat, sepertinya tongkolnya mulai menegang, tangannya terus yah seperti orang memeriksa dan tidak, mengelus memiawku  sedikit mulai sedikit cairan orgasmeku mulai keluar  dan ya ampuuunn  mungkin aku agak sedikit malu karena aku mengeluarkan sedikit lenguhan  aaaahh  aku cepat tersadar.. ‘’Gimana dok?’’ saat kutanya dokter itu gugup, mukanya merah padam.

Aku puas saat melihat dokter itu gugup. ‘’Sepertinya hal biasa, karena perut ibu mulai membesar makanya kelamin ibu seperti terlihat agak benjolan, semuanya besih kok..’’ aku menangkap ada sesuatu yang menggoda dengan kata-katanya.

Beberapa waktu lalu aku pernah melakukan lagi hal yang menurut aku paling aku sukai. Yaitu menjemur pakaian, yaah  menjemur pakaian ini aku lakukan di belakang rumahku. Tentu tidak ada orang yang lalu lalang dibelakangnya, karena tembok belakang tembok rumahku agak tinggi, tapi hal ini tidak menyurutkan keinginan aku untuk melaksanakan hal sexsualku, hal ini aku lakukan untuk menggoda tetangga baruku yang baru beberapa waktu lalu menikah.

Rumahnya bertingkat, sudah barang tentu saat dia melongok dari jendela rumah tingkatnya pasti akan melihat aku hanya mengenakan celana dalam saja. Aku tahu istrinya pasti tidak ada dirumah, istrinya juga bekerja sedangkan dia bekerja dengan sistem 10/5, artinya 10 hari kerja 5 hari libur.

Saat jadwal dia libur itulah aku selalu menggodanya, aku sangat jelas kalau tetanggaku ini sedang mengintipku dari balik jendelanya. Karena aku melihat ada sedikit bayangan dari gordennya. Aksi ini aku buat lebih tambah nekad lagi, aku telanjang bulat  aku masturbasi sambil berdiri.. aku kocokkan memiawku, sedangkan tangan yang satu lagi memeras susuku. Aku puas diperhatikan seperti itu  aku klimaks  aku muncrat.

Pernah sekali waktu aku bertandang kerumah tetanggaku ini  yah sekedar mengobrol antar wanitalah sambil mengantar makanan waktu itu. Sesampainya didepan pintunya  aku ketok, tak ada jawaban..

Cuma aku mendengar suara gaduh dari dalam rumahnya  plak..plak..plak  ooohhh.. aaacchhh.. gila!! Mereka lagi ngent*t  aku sedikit agak mengintip kejendela rumahnya mereka lagi ngent*t diruang tamu  televisi dibiarkan hidup, aku lihat film porno, sepertinya mereka lagi mempraktekkan adegan yang ada di film itu.

Aku lihat tetanggaku ini lagi menyodok istrinya dari belakang, sedangkan istrinya menungging di sofa mereka. Ya ampunnnn . tongkol suaminya terlihat jelas olehnya  besar, gemuk, panjang  dan ooohh . Sepertinya aku ingin saja langsung masuk kedalamnya dan bergabung  tapi ini tidak mungkin terjadi.

Dan sekarang, istri tetanggaku ini berada diatas bersama suaminya yang sedang duduk, yah mereka melakukan WOT (Women On Top)  Oooocchhh  kali ini tanpa sadar tanganku mulai mengocok memiawku sendiri  aku lihat penekanan memiaw itu pada batang tongkol suaminya sangat jelas  kepalanya menggelinjang ke atas dan kebawah  suaranya sangat menikmati apa yang dilakukan suaminya.Karena tidak tahan, aku buru2 untuk pulang, aku masturbasi dirumah sendirian, membayangkan seandainya tetanggaku itu lagi ngent*t denganku.

Sepertinya hal tersebut memang terjadi, selang beberapa hari kemudian, tetanggaku itu ditinggalkan istrinya siang untuk bekerja, sedangkan aku sendiri ditinggalkan suamiku juga siang bekerja. Klop sudah..hehehe  pintuku di ketok  aku lihat dari dalam  dari balik keca jendela rebenku .

Anto.. ya ampun.. aku sekarang lagi bugil, aku tak mau dong buka pintu langsung bugil, kesannya pasti dengan sengaja mengundang, aku langsung mengambil handuk  ya handuk yang pendek tentunya yang kalau diangkat sedikit saja sudah barang tentu terlihat memiawku

‘’Ada apa anto’’ kataku, aku lihat matanya melirik kearah bawahku, tapi dia segera tersadar  ‘’anu mbak  mau pinjam martil, pintu rumahku rusak..’’ ‘’oo..tunggu sebentar ya’’ aku tau kalau matanya melirik kearah pantatku saat aku berpaling darinya.

Aku mengambil martil yang ada dibawah laci meja kerja suamiku, sudah barang tentu harus membungkuk  aku pastikan semua yang ada dibelakangku ini terlihat jelas oleh anto, yaahh  memiawku.. aku berpaling seketika, anto gugup  aku tertawa geli dalam hati  aku kasih martil yang dipintanya, tapi tangannya tak seirama dengan matanya yang tetap menatap kearah dadaku.

Pucuk dicinta ulam tiba  saat anto mengembalikan martil .’’kamu bisa juga memperbaiki rumah?’’ tanya ku. ‘’Yah  begitulah mbak  dulu bapakku tukang  yah sedikit banyaknya anaknya sudah barang tentu bisa, kenapa mbak?

Ada yang perlu di perbaiki?’’  tanyanya  wuih.. ini kesempatanku mengerjai dia. ‘’Iya nih  pintu kamar mandi yang ada di kamar kami agak berbunyi  gak tau tuh kenapa’’  kataku, tapi emang bener, pintu kamar mandi yang ada di kamar pribadi kami itu lagi rusak. ‘’ya sudah biar aku perbaiki..’’ katanya sambil aku mempersilakan dia untuk masuk ke kamarku, tapi tetap aku memakai handuk kecil yang ku kenakan tadi.

Saat dia memperhatikan pintunya aku bilang ’’oh ya tak apa khan aku membereskan tempat tidurku  berantakan  malu aku..’’  ‘’gak apa2 mbak silahkan..’’. sebenarnya hal ini aku sengaja untuk menggoda dia.

Aku bereskan spray tempat tidurku  sudah barang tentu agak membungkuk, dan memperlihatkan memiawku dari belakang  pastilah tongkolnya tegang  aku terus saja melanjutkan kerjaan mengganti spray tempat tidurku.. suara ketokan martilnya seperti tidak berirama lagi  aku menaaanggg .

Dalam hatiku.. selang beberapa lama suara ketokan itu tida terdengar  saat kutoleh kebelakang??? Yaaa ampun  anto sudah bertelanjang bulat  gila tidak salah lagi kalau istrinya Arini terpekik saat tongkol suaminya masuk kedalam memiawnya. Kalau aku ukur panjangnya hampir sejengkalku, besarnya setengah pergelangan tanganku dan berurat.

Sesaat aku terkesima dan menelan air ludah, tapi aku langsung tersadar, apakah dia akan memperkosaku? Antara tidak dan ya  antara mau dan menolak batinku ini, kalau aku menolak memiawku sudah terlanjur basah kalau aku jujur padanya, pastinya aku dianggap wanita yang tidak2.

Aku berpura-pura menolak ’’Antoooo!! jangan .’’ tak sempat suaraku menyambung kata-kata, anto langsung saja memelukku dari belakang, menunggingkanku, memegang erat tanganku dari belakang  dan Ooooccchhh  aku rasakan sensasi yan luar biasa tanpa kata dari anto, lidahnya langsung bermain di memiawu dari belakang ’’Jangan anto aku..Ooocchh bukan .Aaacchh .istrimu ..AAAAAccccchhh ’’

Anto seakan mengerti keinginanku kalau sebenarnya aku tidak menolak, dijilatnya, sedikit menggigit daging memiawku menariknya  menghisapkan dalam2 menjulurkan lidahnya sangat dalam kedalam memiawku .

Oh..sialan aku langsung terangsang .suamiku belum pernah sekalipun melakukan hal seperti ini padaku karena aku tidak pernah memintanya, tapi ini?? Laki2 yang bukan suamiku berani untuk melakukan foreplay di memiawku, jilatannya sangat lembut..terkadang agak nakal dengan sedikit menggigit  dan Accchh aku mendesah  dan oohhh my god  memiawku berdenyut.. aku orgasme  apa yang harus aku lakukan? Aku malu kalau anto tau  sudah barang tentu anto tau hal ini kalau aku menyukainya.

Tidak salah lagi hal itu terjadi  entah mengapa saat pegangannya terlepas aku membiarkan saja diriku menungging dihadapannya.. dan bleessss tongkol besar itu sedikit demi sedikit masuk kedalam memiawku, aku sedikit memiawik dibuatnya.. ya ampun.. sangat penuh mengisi memiawku, padat dan panjang, tidak seperti punya suamiku yang hanya besar saja tapi tak bisa mencapai kedalam titik ogasmeku  tapi ini seperti hampir tidak muat, pantas saja arini selalu berteriak saat mereka ngent*t.

Plak plak..plak kcpak..kcpak seperti berjalan diatas jalan yang berlumpur  memiawku mulai becek anto terus saja memaju mundurkan pantatnya seakan aku ini adalah istrinya  aku ya tuhan..kenapa aku???

Aku sangat menikmatinya  aku tak bisa bohong  sedikit demi sedikit aku mengikuti permainannya pantatku mulai aku maju mundurkan juga..pertanda kalau aku ini setuju diperlakukan seperti ini   seperti adegan dalam film porno..hal ini aku lihat dari cermin lemariku  wwwoooww . Sangat indah gerakan anto saat memiawku di ent*tnya.

Sekarang aku yang tidak tahan lagi, aku tolak anto sehingga dia jatuh tertidur diatas tempat tidurku, aku arahkan tongkolnya kedalam memiawku  tapi aku tak mau buru2 aku mau merasakan setiap jengkal yang ada di tongkolnya, aku lambat2 memasukkannya, aku ingin menikmatinya  dan aku melenguh dengan kerasnya seakan aku ini ngent*t ditengah hutan rimba yang tiada berpenghuni . Ooooccccccchhhh ..ssssssssss .. dengan sedikit demi sedikit gerakan tubuhku naik turun semakin kencang..semakin nikmat  anto tidak mau tinggal diam dia langsung menaik turunkan pinggulnya kearah memiawku sehingga menimbulkan suara sensasi yang luar biasa plak..plak plak  hal itu berjalan cukup lama dan akhirnya aku  ’’antttttooooo ..aa..aa..aaa..akkuuu mau keluar  oooccchhh nikmaaaattt .’’

Dan crot crot crott  keluar bunyi indah dari memiawku  memang sangat puas aku kali ini. Anto lalumenidurkan aku  sekarang aku yang dibawah  dan tanpa basa basi  ccclleeeepp  batang itu  dan wwwuiiihhh .. seakan aku mendapat air dahaga di tengah padang tandus  aku puas aku berteriak kegirangan  aaah aahh..aah  oohhh .yessss ..ooohhh  tanganku memukul tempat tidurku memberi tanda kalau aku puas akan permainannya.

Digenjot seperti itu aku tidak tahan maju mundur..semakin kencang..dan kencang ’’mbaaakk .aku mau keluar aku tembak diluar yaaaa ..!!!’’ dalam hatiku tiddak.. hal ini tidak boleh terjadi, aku harus merasakan bagaimana rasanya memiawku isempot oleh spermanya anto  aku tahan pantatnya, seakan aku suruh dia untuk tetap menahan tongkolnya didalam saat mengeluarkan spermanya  dan crooott .croottt .croottt.. aku merasakan dinding rahimku penuh sekali dengan spermanya aku puas  aku bersama-sama berteriak ’’Aaaaaaacchhh ..’’

Itulah pengalamanku dengan anto dan kegilaanku yang aku fikir baru kali ini aku wujudkan  yaahh  bercinta dengan lain pria.

Related Post