Cerita mesum

CINTA TAK BERUJUNG

Cerita mesum – Hari ini tepat hari ulang tahunnya dan hampir dua tahun juga aku mengenal dia, sosok perempuan yang hanya ku tahu keindahan wajahnya melalui koleksi foto yang aku lihat dari jejaring sosial.Dia yang selalu menemani hari – hariku melalui tulisan di handphone serta suara yang terdengar dari sebuah obrolan melalui telefon.

Kegugupan yang merasuk tubuh kecilku ini tak mampu aku sembunyikan tatkala ku memandang cermin selepas aku membersihkan diri dalam kamar mandi.Kucoba mengenakan penutup tubuhku dengan baju ala kadarnya yang menurutku itu sudah cukup keren ketika si Dia melihatnya.Kegugupan inipun semakin terasa menggetarkan tubuhku ketika aku mulai membayangkan apa yang akan terjadi setelah aku bertemu dengannya.

Aku yang yang berlatar belakang dari keluarga yang sederhana.Keluargaku juga bukanlah orang yang terpandang di lingkunganku dan dalam urusan pendidikanpun aku tak pernah mengenal indahnya bangku SMA.Sementara dia,aku mungkin tak tau 100% asal usul keluarganya,namun yang ku tau sekarang dia sedang menempuh pendidikan di SMA.Hal itu menjadi kebimbanganku selama ini,selalu saja pertanyaan “apakah kami bisa bersatu karena latar belakang yang berbeda..?”…hanya itu yang selama ini selalu tertulis dalam benakku,yang semakin menambah rasa gugupku sebelum bertemu dengannya.

*cuitcuit cuitcuit ada es em essss*..Terdengar handphoneku berbunyi tanda ada sms yang masuk..

Baca Juga: Kisah Seks 3 Satpam Horny

“gimana jadi ketemu ga,,.?”    Aku baca pesan dari perempuan yang sangat aku sayang meski tanpa tau rupa itu.
******************

Yahh…setelah dua tahun aku mengenalnya di jejaring sosial dan seringnya kami berduaan ditelefon,hari ini menjadi hari pertama buat kami untuk bertemu secara langsung.Dua tahun yang telah kita lewati menjadi waktu yang sangat panjang,banyak sekali probem yang telah terjadi antara kami berdua selama ini,menghilang tanpa kontak,blokir facebook sudah berulang kali aku lakukan dengan dia.

“hey,kok kamu blokir facebook ku si,,aku salah apa?”  sebuah pesan yang aku terima satu jam setelah aku memblokir facebooknya.Ntah apa yang ada dipikiranku saat itu,yang aku rasakan hanya marah tanpa tau apa yang harus aku marahi.Inikah tanda aku telah jatuh cinta padanya.

Hari hari yang aku lalui dengannya selama ini membuat sebuah hubungan yang semakin dekat antara aku dengannya,seakan kita telah menjalin hubungan asmara yang dalam.Namun entah apa yang aku pikirkan,selalu saja setelah pertengkaran yang tak jelas sebabnya kami selalu kembali menjadi dekat.

Tak dapat aku sembunyikan perasaanku ini,aku telah jatuh cinta padanya meski tak tau seperti apa bentuk fisik perempuan itu,mungkin ini yang orang2 sebut bahwa cinta itu buta.Dengan perasaan cintaku padanya menjadikan aku orang yang pencemburu disetiap kegiataan dia di jejaring sosial.Ketika aku marah dengan mudah aku menghilang dari hidupnya hanya agar aku tau apa artinya diriku untuknya.

Dan entah aku yang terlalu pede atau memang dia juga punya rasa yang sama denganku,setiap aku menghilang dan mencoba melupakan dia selalu saja dia datang kembali dengan maafnya yang membuat hatiku luluh kembali bersama semua harapan cintaku padanya.

***********
Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam dan akupun telah siap dengan penampilan yang ku rasa cukup untuk membuat dia terkesan.Akupun bergegas menuju rumah temanku

“yuk bro langsung berangkat aja” begitu yang aku katakan pada teman yang sudah seprti keluargaku

Dengan hati yang masih tak dapat aku sembunyikan kegugupannya ini,kucoba menenangkan diri dengan melihat keramaian jalanan oleh lalu lintas padat dari berbagai kendaraan yang berlalu lalang.Aku ambil handphoneku kemudian aku katakan padanya bahwa aku dalam perjalanan.

30 menit berlalu sejak aku berdiri didepan cermin,kini aku sudah sampai di depan kos – kosan dimana dia tinggal.Kulihat handphoneku dan kirimkan pesan padanya

“aku dah di depan kos – kosan kamu nih,cepet keluar yaa :)”

selang beberapa saat berselang kulihat seorang perempuan yang anggun mempesona mataku berjalan menuju arahku lalu terdengar suara yang lembut

“Arif ya…? ayo langsung masuk aja,ga enak sama tetangga kalo ngobrol diluar ?”
“oh iya..makasih” kataku menanggapi

Sungguh masih tak dapat aku singkirkan mataku dari memandangnya,… inikah dia ? inikah sosok yang selama ini hanya bisa kudengar suaranya? inikah sosok yang bisa membuatku jatuh cinta sebelum kami bertemu,?  Benar – benar cantik parasnya saat pertama aku lihat.
Sinta…nama yang selalu memenuhi pikiranku,sebuah nama yang selalu aku harapkan muncul dalam setuap mimpi di tengah malamku,,nama yang selalu aku sebut dalam setiap doaku,..Tak dapat aku sembunyikan kekagumanku padanya,aku terpesona padanya…

“maaf ya tempatnya berantakan,,,” dia memulai bicara.
“oh iya ga papa kok,.maaf sebelumnya perkenalkan aku arif,ini temanku randi.”  ku mengenalkan diri dengan keberanian yang telah aku kumpulkan

Hati ini semakin tak karuan menahan perasaan antara gugup,senang,bingung.Sikapnya yang agak cuek mmbuatku semakin penasaran dengan dia.Obrolan demi obrolan berlalu tanpa aku sadari,membahas tentang perkenalan kami pertama kali dua tahun lalu hingga sampai saat ini bisa bertemu diselingi canda tawa yang bisa mencairkan kekakuanku padanya hingga kegugupanku akhirnya sirna menjadi rasa percaya diri,dan tak terasa dua jampun berlalu semenjak kedatanganku di tempatnya.

“maaf udah malem nih aku pulang dulu ya” kataku berpamitan
“iya ..hati – hati dijalan ya..?”

Setelah pertemuan itu aku sengaja tidak menghubunginya lagi karena kata temanku jangan kasih kabar ke dia,kalo dia yang ngabarin kamu dulu artinya dia ga nyesl ketemu kamu.Akupun nurut saja karena menurutku itu ada benarnya juga.tak lama berselang setelah aku pamit dari rumah temanku ada pesan dari dia muncul di layar telepon selulerku.

“Hay arif dah nyampe rumah belum,maaf ya kalo tadi aku agak cuek ke kamu,,hehe”
“iya udah kok,,ya gapapa kali,,cuekmu bikin aku tambah penasaran ke kamu”
“penasaran apa ?”
“ga papa,,lupakan saja,hehe..”

Malam itu kami smsan sampai larut malam,seakan aku tak mau hilang sedetikpun waktu bersamanya hingga akhirnya mata ini tak sanggup menahan rasa kantuk lalu terlelap dalam mimpi yang indah.

Taman bunga yang sebelumnya hanya ada rumput kering yang haus air kini telah berubah menjadi hamparan bunga yang indah seperti keadaan hatiku saat ini yang sedang berbahagia setelah pertemuanku dengannya.Hari – hari yang aku lalui semakin terasa bahagia semanjak dia selalu menemani istirahat malamku,memberiku celah untuk berbahagia meski sampai saat ini kami belum bisa menjadi hubungan yang lebih dekat.

Hingga pada suatu hari seperti yang biasa terjadi pada kami,pertengkaran terjadi lagi setelah aku berbahagia dengan pertemuan itu.Dan seperti biasa lagi aku menghilang tanpa kabar.Banyak sekali sms masuk dari dia namu aku acuhkan,juga pesan – pesan di facebook yang masuk dari dia yang tak ku baca.Lalu ku blokir kembali facebooknya untuk sekian kali.Semua ku lakukan karena aku merasa telah kecewa dengannya,seolah dia memberi harapan padaku namun setelah aku melambung dengan harapanku dengan mudahnya dia jatuhkan aku lagi.

Kali ini aku tidak hanya tinggal diam terpaku bersama kegalauanku.Malam itu aku datang kerumah temanku yang ku anggap jauh lebih dewasa dibandingkan aku,ku yakin dia lebih tau jalan keluar buat masalahku.

“hey cuk,mukamu kusut..? lagi galau kan?” …yah dia sepertinya sudah tau kalo aku ada masalah karena setiap ada masalah aku selalu datang padanya.
“iya nih…”
Kemudian aku bercerita semua masalahku,tentang kegalauanku,tentang aku yang menyerah sebelum berjuang.

Semua kata – katanya aku ingat…””Cinta itu bukan tentang sebuah hubungan yang bisa kau jalin dengannya dalam status.Cinta lebih jauh  daripada itu,ada logika umum yang memaksa kita agar memilih dalam mencintai,karena jatuh cinta itu layaknya buang sampah,ga boleh sembarangan.Kalaupun kalian saling mencinta ingatlah disitu ada status sosial yang tak bisa kau hindari.Memang kekuatan cinta itu maha dasyat karena cinta datangnya dari hati yang bisa melumpuhkan logika,jangankan hanya status sosial,perbedaan agamapun dapat diterjang karena cinta.Saranku jika ingin menjalin cinta carilah yang sepaham denganmu,yang bisa berpikir bahwa bukan status sosial yang akan memisahkan kalian,karena masalahmu adalah ekonomi carilah seorang wanita yang mempunyai pola pikir bahwa uang sebanyak apapun akan musnah,namun kebahagiaan tak ternilai harganya.Jika kau cinta dia beranilah,ungkapkan semua padanya tanpa berpikir apa yang akan terjadi setelah itu,buktikan kalau cintamu tak sekedar bualan belaka””

Dan setelah pembicaraan itu,kini aku semakin yakin pada diriku,aku pulang kerumah bersiap tuk menelfonnya,mengungkapkan semua isi hatiku padanya.
*******************************

Aku telah mengungkapkan semua perasaanku padanya,dan betapa bahagianya hatiku ketika dia juga mengatakan kalau dia juga mempunyai perasaan yang sama denganku.Namun tak ada komitmen yang terjalin antara kita.Mungkin ini jalanku,mengharapkan cinta yang tak dapat kumiliki tuannya.

Kini hubunganku masih berlanjut dengan biasa,tak ada status yang lebih dari sekedar teman.Meski sakit yang kurasa namun aku masih tetap bertahan pada cinta ini berharap suatu hari nanti cintaku menemui ujung kebahagiaan dengan bersamanya sepanjang hidupku…